Statistika Secara Umum (Sumber Klik disini)
Kata Statistika
berasal dari bahasa Italia, yaitu statista yang berarti negarawan.
Istilah ini pertama kali
digunakan oleh Gottfried Achenwall (1719 - 1772), seorang profesor pada
Marlborough dan Gottingen. Kemudian Zimmeman memperkenalkan istilah
statistika di Inggris. Penggunaan statistika ini dipopulerkan oleh John
Sinclair dalam pekerjaannya di Statistical Account of Scotland
(1791 - 1799). Jadi, jauh sebelum abad 18 umat manusia sudah melakukan
pencatatan dan penggunaan data.
Beberapa istilah dalam statistika
Statistik adalah kumpulan angka atau nilai yang menggambarkan karakteristik suatu kumpulan data.
Statistika adalah ilmu pengetahuan yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan, pengolahan, penyajian dan penafsiran data serta penarikan kesimpulan dari data tersebut.
Datum adalah informasi yang diperoleh dari suatu pengamatan dapat berupa angka, lambang atau sifat, dan lainnya.
Data adalah kumpulan dari informasi atau keterangan yang diperoleh baik dalam bentuk angka dan bukan angka (tulisan), atau data merupakan kumpulan dari datum.
Populasi adalah seluruh objek yang akan diteliti.
Sampel
Sampel adalah bagian dari populasi yang benar-benar diamati.
Sampel adalah bagian dari populasi yang benar-benar diamati.
Cara untuk mengumpulkan data, antara lain adalah melakukan wawancara, mengisi lembar pertanyaan (questionery), melakukan pengamatan (observasi), atau menggunakan data yang sudah ada, misalnya rataan hitung nilai rapor.
Menurut sifatnya, data dibagi menjadi 2 golongan, yaitu sebagai berikut.
1) Data kuantitatif adalah data yang berbentuk angka atau bilangan. Data kuantitatif terbagi atas dua bagian, yaitu data cacahan dan data ukuran.
a) Data cacahan (data diskrit) adalah data yang diperoleh dengan cara membilang. Misalnya, data tentang banyak anak dalam keluarga.
b) Data ukuran (data kontinu) adalah data yang diperoleh dengan cara mengukur. Misalnya, data tentang ukuran tinggi badan murid.
2) Data kualitatif adalah data yang bukan berbentuk bilangan. Data kualitatif berupa ciri, sifat, atau gambaran dari kualitas objek. Data seperti ini disebut atribut. Sebagai contoh, data mengenai kualitas pelayanan, yaitu baik, sedang, dan kurang.
Kita dapat melakukan observasi terhadap kecenderungan data yang disajikan pada suatu diagram garis. Dari observasi ini, Anda dapat membuat perkiraan-perkiraan dengan cara interpolasi dan ekstrapolasi. Hal ini ditempuh dengan mengganti garis patah pada diagram garis menjadi garis lurus.
Interpolasi data adalah menaksir data atau memperkirakan data di antara dua keadaan (misalnya waktu) yang berurutan.
Ekstrapolasi data adalah menaksir atau memperkirakan data untuk keadaan (waktu) mendatang. Cara yang dapat dilakukan untuk ekstrapolasi adalah dengan memperpanjang ruas garis terujung ke arah kanan.
Adapun penekanan materi yang akan kita pelajari pada statistika adalah penyajian data dan pengukuran data.
Agar mudah dalam melakukan pengolahan data, data-data tersebut kita sajikan dalam bentuk tertentu. Data-data yang diperoleh bisa disajikan dalam bentuk tabel, diagram garis, diagram batang, diagram batang daun, diagram kotak garis, diagram lingkaran, histogram, poligon, dan ogif(ogive). Untuk penyajian data, silahkan langsung baca materi di "Statistika : Penyajian Data".
Pengukuran data dibagi menjadi tiga, yaitu :
*). Ukuran Pemusatan Data
Ukuran pemusatan terdiri dari Mean (rata-rata), Median (Nilai Tengah), dan Modus.
*). Ukuran Letak Data
Ukuran letak data teridir dari Kuartil, Desil, dan Persentil
*). Ukuran Penyebaran Data
Ukuran penyebaran terdiri dari Jangkauan, simpangan, dan ragam. Disini juga akan dibahas mengenai pencilan(Outlier).
Berdasarkan penyajiannya, data dibagi menjadi dua :
i). Data tunggal : data yang disajikan secara utuh dari hasil pengamatan atau pengumpulan data.
ii). Data Berkelompok : data yang sudah diolah dan disajikan dalam bentuk interval-interval kelas.
0 komentar:
Posting Komentar